Universitas Kadiri menyelenggarakan Seminar Pasar Modal bertema “Investasi Pasar Modal di Tengah Geopolitik yang Tidak Menentu” sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman investasi bagi mahasiswa serta sivitas akademika. Kegiatan ini menghadirkan praktisi dari PT Bursa Efek Indonesia dan PT Phintraco Sekuritas Surabaya, serta menjadi ruang diskusi interaktif mengenai strategi investasi yang cerdas, terukur, dan bertanggung jawab.
Universitas Kadiri kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan Donor Darah Rutin. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata sivitas akademika dalam mendukung kebutuhan darah bagi masyarakat, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi dalam kondisi darurat maupun perawatan medis berkelanjutan. Mengusung semangat “Setetes darahmu, sejuta harapan bagi sesama”, kegiatan ini menegaskan bahwa aksi kemanusiaan dapat dimulai dari langkah sederhana, namun memberikan manfaat yang sangat besar bagi kehidupan orang lain. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan Donor Darah Rutin dilaksanakan pada: Hari/Tanggal: Selasa, 9 Juni 2026Waktu: 08.30 WIBTempat: Aula Gedung B Universitas Kadiri Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti alur donor secara tertib, mulai dari registrasi, pemeriksaan kondisi kesehatan, pengecekan tekanan darah, hingga proses pengambilan darah oleh petugas yang berwenang. Kegiatan berlangsung dengan suasana tertib, aman, dan penuh semangat kepedulian. S Wujud Kepedulian Sivitas Akademika Melalui kegiatan ini, sivitas akademika Universitas Kadiri kembali menunjukkan bahwa kampus tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga ruang untuk membangun nilai kemanusiaan, solidaritas, dan empati sosial. Partisipasi para relawan menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Universitas Kadiri menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan yang telah meluangkan waktu, menjaga kesehatan, dan bersedia berbagi kebaikan melalui donor darah. Setiap tetes darah yang diberikan memiliki arti besar dan dapat menjadi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Menumbuhkan Budaya Berbagi Donor darah bukan sekadar kegiatan sosial sesaat, melainkan bagian dari budaya berbagi yang perlu terus dipelihara. Dengan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, sivitas akademika turut berperan dalam memperkuat layanan kemanusiaan dan membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat. Universitas Kadiri mengajak seluruh civitas akademika untuk terus mendukung kegiatan serupa pada kesempatan berikutnya. Sebab, setiap tetes darah yang diberikan bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga dapat menjadi “mukjizat” bagi keselamatan hidup orang lain.
Universitas Kadiri menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Dr. Muhammad Muharram, S.Agr., M.P., dosen Fakultas Pertanian Universitas Kadiri, atas capaian akademik berupa gelar Doktor (S3) Bidang Ilmu Pertanian yang diperoleh di Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan, Universitas Brawijaya. Disertasi dan Kontribusi Keilmuan Gelar doktor tersebut diraih melalui disertasi berjudul: “Efisiensi Konversi Radiasi Matahari pada Perbedaan Waktu Tanam terhadap Produksi Beberapa Varietas Padi Sawah (Oryza sativa L.)” Kajian ini menegaskan pentingnya pendekatan ilmiah dalam pengembangan budidaya padi, khususnya pada aspek pengelolaan waktu tanam dan pemanfaatan sumber daya alam untuk mendukung produktivitas pertanian. Tema disertasi tersebut selaras dengan kebutuhan peningkatan ketahanan pangan dan penguatan sektor pertanian yang berkelanjutan. Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi Pencapaian Dr. Muhammad Muharram diharapkan dapat semakin memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan Universitas Kadiri, baik melalui pengembangan pembelajaran berbasis riset, peningkatan publikasi ilmiah, maupun perluasan kontribusi pengabdian kepada masyarakat di bidang pertanian. Universitas Kadiri berharap ilmu dan gelar yang diraih dapat membawa manfaat luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kemajuan pertan ian Indonesia, serta menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus berkarya dan meningkatkan kompetensi. Selamat mengemban amanah baru, Dr. Muhammad Muharram, S.Agr., M.P. Semoga senantiasa diberikan kelancaran dalam pengabdian dan kontribusi keilmuan bagi almamater dan masyarakat.
Universitas Kadiri terus memperkuat komitmen peningkatan mutu pembelajaran melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim SPADA Universitas Kadiri bertempat di Gedung A01, dan diikuti oleh dosen dari berbagai program studi. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya institusi untuk memastikan perangkat pembelajaran disusun secara lebih terukur, relevan, serta selaras dengan kebutuhan kompetensi lulusan di dunia kerja dan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan. Penguatan Mutu Pembelajaran Berbasis Luaran Penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) menempatkan capaian pembelajaran (outcome) sebagai titik tolak perancangan proses belajar mengajar. Dalam konteks ini, RPS tidak hanya memuat daftar materi perkuliahan, namun juga memetakan: · tujuan pembelajaran yang spesifik dan terukur, · strategi pembelajaran yang tepat, · metode asesmen yang selaras dengan capaian, serta · indikator penilaian yang akuntabel. Melalui pendekatan ini, proses pembelajaran diarahkan agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menunjukkan kompetensi yang dibutuhkan secara nyata. Pendampingan Praktis untuk Penyusunan RPS Selain sesi pemaparan, kegiatan juga diisi dengan pendampingan teknis yang menekankan praktik langsung penyusunan RPS. Peserta mendapatkan ruang diskusi dan asistensi untuk menyesuaikan RPS dengan karakteristik mata kuliah serta capaian pembelajaran program studi masing-masing. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan partisipatif. Para dosen terlibat dalam proses diskusi, penguatan pemahaman konsep OBE, serta penyelarasan perangkat pembelajaran agar lebih sistematis dan konsisten. Membangun Atmosfer Akademik Inovatif dan Transformatif Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pembelajaran di Universitas Kadiri, sekaligus mendukung terwujudnya atmosfer akademik yang: · inovatif dalam metode pembelajaran, · adaptif terhadap perubahan kebutuhan kompetensi, dan · transformatif dalam menghasilkan lulusan yang unggul serta berdampak. Universitas Kadiri menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen dan civitas akademika yang berpartisipasi aktif. Kolaborasi dan komitmen bersama menjadi kunci untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan lulusan siap menghadapi tantangan masa depan Universitas KadiriMembangun Karakter, Menggapai Prestasi
Universitas Kadiri kembali mencatat capaian membanggakan melalui keberhasilan mahasiswa dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026. Program ini mendorong pengembangan wirausaha mahasiswa berbasis inovasi, keberlanjutan, dan potensi komersialisasi, sehingga menjadi wahana pembelajaran kewirausahaan yang terstruktur dan terukur. Pada tahun ini, salah satu tim mahasiswa Universitas Kadiri dinyatakan lolos pendanaan P2MW 2026 dengan inovasi produk bertajuk “HeartPap Crunch”, sebuah pengembangan camilan fungsional yang mengedepankan aspek kesehatan dan pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Inovasi Produk “HeartPap Crunch” Produk yang diusulkan mengusung judul: “HeartPap Crunch: Inovasi Camilan Fungsional Berbasis Pepaya Kaya Likopen sebagai Alternatif Snack Rendah Minyak untuk Mendukung Pola Konsumsi Ramah Jantung.” Inovasi ini menempatkan pepaya sebagai bahan utama yang kaya likopen, kemudian dikembangkan menjadi camilan fungsional dengan pendekatan rendah minyak. Gagasan tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat akan alternatif pangan praktis, namun tetap memperhatikan kualitas gizi dan aspek pencegahan risiko kesehatan melalui pola konsumsi yang lebih baik. Tim Mahasiswa Tim pelaksana P2MW 2026 Universitas Kadiri terdiri atas mahasiswa lintas program studi, yaitu: · Kanaya Niken Aureri (S1 Manajemen) · Eyi Micvia Muri (S1 Keperawatan) · Syafi’i Yusuf W. (S1 Keperawatan) Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi kekuatan penting, karena memadukan perspektif manajerial (pengembangan usaha, strategi pasar, model bisnis) dengan perspektif kesehatan (pangan fungsional, edukasi konsumsi, dan orientasi kebermanfaatan). Dosen Pendamping Keberhasilan tim juga didukung oleh pendampingan akademik dari: · Priyo Priyantoro, S.M., M.M. (Dosen Pendamping) Pendampingan dosen berperan penting dalam penguatan arah pengembangan usaha, penyempurnaan proposal, serta pengawalan pelaksanaan program agar sesuai dengan target, luaran, dan tata kelola P2MW. Harapan dan Tindak Lanjut Capaian pendanaan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat bagi tim untuk: 1. mengembangkan produk secara lebih matang (kualitas, proses produksi, dan uji penerimaan pasar), 2. menyusun strategi pemasaran yang efektif, serta 3. membangun usaha yang berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Universitas Kadiri mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh tim. Semoga proses pelaksanaan P2MW 2026 berjalan lancar, produktif, dan mampu membawa nama baik Universitas Kadiri di tingkat nasional melalui karya wirausaha mahasiswa yang inovatif dan berdampak.
Universitas Kadiri kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui prestasi mahasiswa dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026. Tim mahasiswa dari Program Studi S1 Teknik Sipil berhasil lolos pendanaan PKM 2026, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas gagasan, ketepatan perencanaan program, serta relevansi kontribusi yang ditawarkan bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan terapan. Pencapaian ini sekaligus menjadi wujud komitmen Universitas Kadiri dalam mendorong budaya akademik yang produktif—melalui kegiatan riset, inovasi, dan karya kreatif mahasiswa yang berdampak. Tim Pelaksana Tim PKM dari S1 Teknik Sipil Universitas Kadiri terdiri atas: 1. Hayatun Nuzul 2. Faticha Nasya S. 3. Tania Yulia Salsabila 4. Valencia Sahwa Putri 5. Latifa Nurhalisa Keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolaboratif tim dalam menyusun proposal, merumuskan metode, serta memetakan luaran program secara terukur. Judul Program Program yang didanai mengangkat topik inovasi material, dengan judul: “Pengembangan Nat Keramik Tanpa Semen Berbasis Abu Sekam Padi dan Cangkang Telur Bebek dengan Daya Serap Rendah.” Gagasan tersebut berorientasi pada pemanfaatan bahan berbasis limbah/produk samping yang potensial untuk dikembangkan menjadi material fungsional, sekaligus memperkuat pendekatan keberlanjutan pada pengembangan teknologi konstruksi. Dosen Pendamping Universitas Kadiri juga menyampaikan apresiasi kepada Dr. Ir. Agata Iwan Candra, MT., IPM., ASEAN Eng. selaku Dosen Pendamping, yang telah memberikan arahan akademik dan pendampingan substantif hingga proposal mencapai tahap pendanaan. Harapan dan Tindak Lanjut Dengan diperolehnya pendanaan PKM 2026, diharapkan pelaksanaan program dapat berjalan tepat waktu, memenuhi target luaran, serta menghasilkan manfaat nyata—baik bagi pengembangan keilmuan, kebutuhan industri, maupun kontribusi bagi masyarakat. Selamat kepada seluruh tim. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa Universitas Kadiri lainnya untuk terus berkarya melalui program-program kompetitif di tingkat nasional.
Kediri — Universitas Kadiri turut ambil bagian dalam kegiatan Kirab Paripuja Dewi Kilisuci 2026 yang diselenggarakan di Kota Kediri. Partisipasi ini menjadi wujud dukungan sivitas akademika dalam pelestarian tradisi serta penguatan identitas budaya lokal yang berakar pada sejarah Bumi Panjalu. Menghidupkan Nilai Luhur dan Kearifan Lokal Kirab Paripuja Dewi Kilisuci merupakan agenda budaya yang sarat makna penghormatan terhadap warisan leluhur. Dalam kegiatan ini, rombongan Universitas Kadiri hadir dengan mengenakan busana adat tradisional Jawa, berjalan beriringan bersama peserta kirab lainnya. Kehadiran ini menunjukkan komitmen kampus untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya yang membentuk karakter masyarakat Kediri. Pendidikan Tidak Hanya Akademik Universitas Kadiri memandang bahwa pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik semata, melainkan juga mencakup pembentukan karakter dan kepekaan sosial-budaya. Melalui partisipasi pada kirab budaya, mahasiswa mendapatkan ruang pembelajaran kontekstual untuk: · mengenal sejarah dan tradisi daerah secara lebih dekat, · menumbuhkan rasa bangga terhadap kebudayaan bangsa, · mengembangkan sikap menghargai keberagaman dan identitas lokal. Komitmen UNIK: Unggul dan Berakar pada Budaya Sebagai bagian dari keluarga besar Kota Kediri, Universitas Kadiri terus berupaya menjadi institusi pendidikan yang unggul sekaligus berperan aktif dalam merawat budaya. Kegiatan seperti Kirab Paripuja Dewi Kilisuci menjadi momentum penting untuk mempertemukan semangat akademik dengan tanggung jawab sosial, sehingga kampus hadir tidak hanya sebagai pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai mitra pelestarian kebudayaan. Ajakan untuk Bersama Melestarikan Budaya Universitas Kadiri mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk terus menjaga serta melestarikan budaya bangsa agar tidak lekang oleh waktu. Dengan keterlibatan bersama, tradisi dan nilai luhur daerah dapat tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Kediri — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Kadiri menyelenggarakan Sumpah Profesi Teknologi Laboratorium Medik (TLM) bagi mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medik (D4) pada Senin, 26 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Hall Hotel Lotus Kediri dan dilaksanakan secara khidmat sebagai peneguhan komitmen profesional lulusan TLM sebelum memasuki dunia kerja layanan kesehatan. Peneguhan Integritas dan Tanggung Jawab Profesi Sumpah profesi merupakan salah satu tahapan penting dalam pendidikan vokasi kesehatan. Melalui prosesi ini, lulusan menegaskan kesiapannya untuk menjalankan peran TLM secara etik, bertanggung jawab, dan berorientasi pada mutu layanan—mulai dari aspek ketelitian pemeriksaan laboratorium, keselamatan kerja, hingga kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku di fasilitas pelayanan kesehatan. Peserta dan Rangkaian Prosesi Pada kegiatan ini, sebanyak 2 peserta dari Program Studi TLM mengikuti pengambilan sumpah profesi. Dalam pelaksanaannya, agenda sumpah profesi TLM juga dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan sumpah profesi dari Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, sehingga menjadi momentum kolaboratif lintas profesi kesehatan dalam satu hari penyelenggaraan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Dekan terkait pelaksanaan sumpah profesi oleh Ketua Program Studi TLM. Selanjutnya, prosesi pengambilan sumpah dipimpin oleh Dekan FIK, didampingi unsur program studi terkait, Ketua DPW PATELKI Jawa Timur, serta pemuka agama sesuai ketentuan prosesi. Penandatanganan Lafal Sumpah Setelah pengucapan sumpah, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan lafal sumpah sebagai dokumen komitmen etik dan profesional yang menjadi pegangan lulusan dalam menjalankan tugasnya. Tahap ini menegaskan bahwa sumpah profesi bukan sekadar seremonial, melainkan pernyataan tanggung jawab yang melekat sepanjang karier. Sambutan dan Penguatan Peran ATLM Pada sesi sambutan, pihak fakultas dan organisasi profesi menyampaikan pesan penguatan kepada lulusan TLM agar senantiasa menjaga kompetensi, disiplin, dan integritas, serta terus mengembangkan diri sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi laboratorium medik. Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan Soedanco Supriyadi Walisongo Kediri, sebagai dukungan kelembagaan terhadap penguatan mutu lulusan dan profesionalisme tenaga kesehatan. Harapan Universitas Universitas Kadiri melalui FIK berharap lulusan TLM mampu menjadi tenaga kesehatan yang terampil, teliti, dan adaptif, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan. Dengan bekal akademik dan penguatan etik profesi, para lulusan diharapkan siap mengabdi di berbagai lini—laboratorium klinik, rumah sakit, puskesmas, maupun institusi layanan kesehatan lainnya. Semoga seluruh lulusan yang telah mengucapkan sumpah profesi senantiasa diberikan kelancaran dalam menapaki karier profesionalnya dan mampu menjaga marwah profesi dalam setiap tugas pelayanan.
Kediri, 26 Mei 2026 — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Kadiri menyelenggarakan Sidang Terbuka Pengucapan Lafal Sumpah Apoteker Periode VIII yang bertempat di Hall Hotel Lotus Kediri. Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam proses peneguhan identitas dan tanggung jawab profesi bagi lulusan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PPA), sekaligus penanda kesiapan para peserta untuk menjalankan praktik kefarmasian sesuai standar etik dan regulasi yang berlaku. Pembukaan Sidang dan Laporan Pendidikan Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan sidang oleh Dekan FIK Universitas Kadiri. Selanjutnya, Kaprodi Pendidikan Profesi Apoteker, Nur Fahma Laili, M.Farm., menyampaikan laporan pendidikan sebagai bagian dari pertanggungjawaban akademik program. Pada kesempatan ini, tercatat sebanyak 40 calon apoteker mengikuti prosesi pengucapan lafal sumpah. Prosesi Sumpah Apoteker dan Penandatanganan Surat Sumpah Prosesi inti berupa pengambilan sumpah dilaksanakan oleh Dekan FIK, bersama unsur Kolegium Farmasi serta Kaprodi PPA. Setelah pengucapan sumpah, para apoteker baru melanjutkan dengan penandatanganan surat sumpah, sebagai bentuk komitmen tertulis terhadap kode etik dan ketentuan profesi. Kegiatan kemudian dilengkapi dengan menyanyikan Hymne Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) sebagai penguatan nilai kebersamaan dan integritas profesi. Penyerahan Apoteker Baru kepada Organisasi Profesi Sebagai bagian dari kesinambungan pembinaan profesi, dilakukan penyerahan apoteker baru dari Dekan FIK kepada PD IAI Jawa Timur. Momentum ini menegaskan bahwa setelah menyelesaikan tahapan akademik, lulusan juga memasuki ekosistem pembinaan profesi yang menuntut pembelajaran berkelanjutan, kepatuhan regulasi, serta peningkatan kompetensi layanan kefarmasian di lapangan. Arahan Kolegium Farmasi: Etik, Kompetensi, dan Pembelajaran Sepanjang Hayat Dalam sambutannya, perwakilan Kolegium Farmasi menegaskan bahwa sumpah profesi berlaku seumur hidup dan menjadi dasar moral-etik dalam menjalankan kewenangan apoteker. Peserta juga diingatkan mengenai sertifikat kompetensi yang dapat diverifikasi melalui barcode untuk memastikan keabsahan dokumen. Kolegium turut menekankan pentingnya prinsip long life learner bagi apoteker, termasuk mengikuti dinamika regulasi serta mengembangkan kompetensi profesional. Dijelaskan pula bahwa pemenuhan persyaratan pengembangan profesi, termasuk kebutuhan SKP dalam periode tertentu, merupakan bagian dari upaya menjaga mutu layanan dan legalitas praktik kefarmasian. Sambutan Universitas: Pengabdian dan Tanggung Jawab Profesi Sambutan pimpinan universitas disampaikan oleh Wakil Rektor III Universitas Kadiri, Kustanto, S.H., M.S. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa capaian hari ini merupakan awal dari pengabdian profesional. Apoteker memiliki peran strategis dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat, yang pada gilirannya berkontribusi pada kesejahteraan dan kemajuan bangsa. Para apoteker baru diharapkan mampu mengamalkan ilmu secara bertanggung jawab, menjunjung etika, serta menjaga kepercayaan publik. Apresiasi Prestasi dan Penutup Kegiatan Kegiatan juga diisi dengan sambutan perwakilan apoteker baru serta pemberian penghargaan kepada peserta dengan nilai Uji Kompetensi terbaik, yaitu Siti Mukaromah, S.Farm. Sebagai penutup, dilakukan penyerahan cendera mata dari perwakilan apoteker kepada Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri yang diterima oleh Dekan FIK. Sidang kemudian ditutup secara resmi oleh pimpinan sidang, menandai selesainya seluruh rangkaian acara. Melalui kegiatan ini, FIK Universitas Kadiri menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan apoteker yang kompeten, berintegritas, serta siap berkontribusi nyata dalam pelayanan kefarmasian dan peningkatan kesehatan masyarakat.