Kediri — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Kadiri menyelenggarakan Sumpah Profesi Teknologi Laboratorium Medik (TLM) bagi mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medik (D4) pada Senin, 26 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Hall Hotel Lotus Kediri dan dilaksanakan secara khidmat sebagai peneguhan komitmen profesional lulusan TLM sebelum memasuki dunia kerja layanan kesehatan.
Peneguhan Integritas dan Tanggung Jawab Profesi
Sumpah profesi merupakan salah satu tahapan penting dalam pendidikan vokasi kesehatan. Melalui prosesi ini, lulusan menegaskan kesiapannya untuk menjalankan peran TLM secara etik, bertanggung jawab, dan berorientasi pada mutu layanan—mulai dari aspek ketelitian pemeriksaan laboratorium, keselamatan kerja, hingga kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku di fasilitas pelayanan kesehatan.
Peserta dan Rangkaian Prosesi
Pada kegiatan ini, sebanyak 2 peserta dari Program Studi TLM mengikuti pengambilan sumpah profesi. Dalam pelaksanaannya, agenda sumpah profesi TLM juga dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan sumpah profesi dari Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, sehingga menjadi momentum kolaboratif lintas profesi kesehatan dalam satu hari penyelenggaraan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Dekan terkait pelaksanaan sumpah profesi oleh Ketua Program Studi TLM. Selanjutnya, prosesi pengambilan sumpah dipimpin oleh Dekan FIK, didampingi unsur program studi terkait, Ketua DPW PATELKI Jawa Timur, serta pemuka agama sesuai ketentuan prosesi.
Penandatanganan Lafal Sumpah
Setelah pengucapan sumpah, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan lafal sumpah sebagai dokumen komitmen etik dan profesional yang menjadi pegangan lulusan dalam menjalankan tugasnya. Tahap ini menegaskan bahwa sumpah profesi bukan sekadar seremonial, melainkan pernyataan tanggung jawab yang melekat sepanjang karier.
Sambutan dan Penguatan Peran ATLM
Pada sesi sambutan, pihak fakultas dan organisasi profesi menyampaikan pesan penguatan kepada lulusan TLM agar senantiasa menjaga kompetensi, disiplin, dan integritas, serta terus mengembangkan diri sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi laboratorium medik. Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan Soedanco Supriyadi Walisongo Kediri, sebagai dukungan kelembagaan terhadap penguatan mutu lulusan dan profesionalisme tenaga kesehatan.
Harapan Universitas
Universitas Kadiri melalui FIK berharap lulusan TLM mampu menjadi tenaga kesehatan yang terampil, teliti, dan adaptif, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan. Dengan bekal akademik dan penguatan etik profesi, para lulusan diharapkan siap mengabdi di berbagai lini—laboratorium klinik, rumah sakit, puskesmas, maupun institusi layanan kesehatan lainnya.
Semoga seluruh lulusan yang telah mengucapkan sumpah profesi senantiasa diberikan kelancaran dalam menapaki karier profesionalnya dan mampu menjaga marwah profesi dalam setiap tugas pelayanan.
.jpeg)