Universitas Kadiri kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui prestasi mahasiswa dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026. Tim mahasiswa dari Program Studi S1 Teknik Sipil berhasil lolos pendanaan PKM 2026, sebagai bentuk pengakuan atas kualitas gagasan, ketepatan perencanaan program, serta relevansi kontribusi yang ditawarkan bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan terapan.
Pencapaian ini sekaligus menjadi wujud komitmen Universitas Kadiri dalam mendorong budaya akademik yang produktif—melalui kegiatan riset, inovasi, dan karya kreatif mahasiswa yang berdampak.
Tim Pelaksana
Tim PKM dari S1 Teknik Sipil Universitas Kadiri terdiri atas:
1. Hayatun Nuzul
2. Faticha Nasya S.
3. Tania Yulia Salsabila
4. Valencia Sahwa Putri
5. Latifa Nurhalisa
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolaboratif tim dalam menyusun proposal, merumuskan metode, serta memetakan luaran program secara terukur.
Judul Program
Program yang didanai mengangkat topik inovasi material, dengan judul:
“Pengembangan Nat Keramik Tanpa Semen Berbasis Abu Sekam Padi dan Cangkang Telur Bebek dengan Daya Serap Rendah.”
Gagasan tersebut berorientasi pada pemanfaatan bahan berbasis limbah/produk samping yang potensial untuk dikembangkan menjadi material fungsional, sekaligus memperkuat pendekatan keberlanjutan pada pengembangan teknologi konstruksi.
Dosen Pendamping
Universitas Kadiri juga menyampaikan apresiasi kepada Dr. Ir. Agata Iwan Candra, MT., IPM., ASEAN Eng. selaku Dosen Pendamping, yang telah memberikan arahan akademik dan pendampingan substantif hingga proposal mencapai tahap pendanaan.
Harapan dan Tindak Lanjut
Dengan diperolehnya pendanaan PKM 2026, diharapkan pelaksanaan program dapat berjalan tepat waktu, memenuhi target luaran, serta menghasilkan manfaat nyata—baik bagi pengembangan keilmuan, kebutuhan industri, maupun kontribusi bagi masyarakat.
Selamat kepada seluruh tim. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa Universitas Kadiri lainnya untuk terus berkarya melalui program-program kompetitif di tingkat nasional.