Kediri, 9 Mei 2026 — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Kadiri menyelenggarakan Sumpah dan Pelantikan Perawat Program Studi Pendidikan Profesi Ners pada Sabtu, 9 Mei 2026 bertempat di Hall Cendrawasih Hotel Insumo Palace, Kediri. Kegiatan ini diikuti oleh 70 calon perawat sebagai penanda pengukuhan komitmen profesional sebelum terjun dalam praktik layanan kesehatan.

Rangkaian Kegiatan

Kegiatan diawali dengan pembacaan laporan dan Surat Keputusan (SK) pendidikan oleh Kepala Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Idola Perdana, S.Si., S.Kep., Ns., M.S. Selanjutnya, sidang dibuka oleh Dekan FIK Universitas Kadiri, Dr. Sri Haryuni, S.Kep., Ns., M.Kep.

Prosesi inti dilaksanakan melalui pelantikan oleh Dekan FIK, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah profesi yang dipandu oleh unsur pimpinan organisasi profesi dan pihak program studi, serta melibatkan rohaniawan dari agama Islam, Katolik, dan Kristen. Setelah pengucapan sumpah, peserta melaksanakan penandatanganan lafal sumpah sebagai bentuk penguatan tanggung jawab moral dan etika profesi.

Pemasangan Pin dan Penyerahan Buku Kode Etik

Sebagai bagian dari pengukuhan identitas profesional, dilakukan pemasangan pin dan penyerahan buku kode etik perawat kepada para Ners baru oleh perwakilan organisasi profesi tingkat daerah, yakni Ketua DPD Kota Kediri dan Kabupaten Kediri, yang kemudian diikuti oleh seluruh peserta.

Pada sesi berikutnya, dilaksanakan penyerahan Ners baru dari Dekan FIK Universitas Kadiri kepada DPW Provinsi Jawa Timur sebagai wujud sinergi institusi pendidikan dengan organisasi profesi dalam pembinaan perawat profesional di tingkat wilayah.

Sambutan dan Pesan Penguatan Profesionalisme

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan, antara lain dari perwakilan Ners baru dan perwakilan DPW Provinsi Jawa Timur, Hani Endang Nurhayati, S.Kep., Ns., M.Kep. Dalam sambutannya, disampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah melalui proses pendidikan profesi dan menekankan bahwa sumpah profesi merupakan awal dari tanggung jawab pengabdian kemanusiaan, bukan akhir perjalanan.

Pesan yang mengemuka adalah pentingnya perawat menjaga empati, komunikasi yang efektif, serta kebiasaan kerja yang positif dalam pelayanan. Perawat dipandang sebagai salah satu wajah institusi layanan kesehatan karena berinteraksi langsung dengan pasien dan keluarga, termasuk dalam pendampingan 24 jam, edukasi, dan penguatan psikososial.

Sementara itu, Dekan FIK Universitas Kadiri, Dr. Sri Haryuni, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan harapan agar ilmu dan kompetensi yang diperoleh para Ners baru dapat menjadi amal jariah, sekaligus menjadi dasar untuk memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Penutup

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penutupan sidang oleh pimpinan sidang serta persembahan lagu dari Tim Paduan Suara FIK Universitas Kadiri, yang menambah kekhidmatan acara.

Melalui kegiatan ini, Universitas Kadiri menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan tenaga kesehatan yang kompeten, beretika, dan siap mengabdi bagi masyarakat. Selamat kepada para Ners baru—semoga senantiasa menjaga integritas profesi dan memberikan pelayanan terbaik bagi kemanusiaan.