Universitas Kadiri Gelar Kuliah Umum Bersama Prof. Dr. Abdul Halim UGM Bahas Problem Pengelolaan Keuangan Negara
Kediri — Universitas Kadiri melalui kolaborasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kadiri bersama Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum, serta FISIP menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Problematika Pengelolaan Keuangan Negara dan Arah Pengaturan ke Depan” pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A., Ak., CA., Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM). Kuliah umum dilaksanakan secara luring (on-site) di Aula B1-05 Universitas Kadiri dan dibuka secara daring melalui Zoom untuk memperluas akses partisipasi civitas akademika. Forum ini dirancang sebagai ruang akademik untuk memperkaya perspektif mahasiswa dan dosen mengenai dinamika tata kelola keuangan negara sekaligus arah kebijakan/regulasi yang relevan di masa mendatang. Dibuka Rektor Universitas Kadiri, Dorong Penguatan Bekal Mahasiswa Kegiatan kuliah umum dibuka oleh Rektor Universitas Kadiri, Ir. Djoko Rahardjo, MP. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa tema pengelolaan keuangan negara memiliki keterkaitan kuat dengan kebutuhan penguatan kapasitas akademik mahasiswa sebagai bekal saat terjun ke masyarakat, baik sebagai profesional, aparatur, maupun penggerak perubahan. Rektor juga menyampaikan harapan agar kehadiran Prof. Dr. Abdul Halim dapat menjadi inspirasi dan rujukan ilmiah, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi dosen yang mengembangkan kajian serta publikasi terkait kebijakan fiskal, akuntansi sektor publik, dan regulasi pengelolaan keuangan. Di sisi lain, forum ini diharapkan turut membuka wawasan mengenai peluang akademik dan bimbingan bagi civitas akademika Universitas Kadiri yang berminat melanjutkan studi ke UGM. Moderasi dan Kolaborasi Lintas Fakultas Dalam pelaksanaan kegiatan, Ibu Meme Rukmini selaku Wakil Dekan II FEB Universitas Kadiri bertindak sebagai moderator. Kolaborasi lintas fakultas—FEB, Fakultas Hukum, dan FISIP—menunjukkan komitmen Universitas Kadiri dalam mengembangkan kajian isu strategis secara interdisipliner, mengingat tata kelola keuangan negara tidak hanya berdimensi ekonomi dan akuntansi, tetapi juga berkaitan erat dengan aspek hukum, kebijakan publik, dan tata kelola pemerintahan. Materi Kuliah Umum: Problem, Tantangan, dan Arah Pengaturan Pada sesi utama, Prof. Dr. Abdul Halim menyampaikan materi mengenai pengelolaan keuangan negara dengan menyoroti berbagai problematika aktual yang dihadapi, sekaligus arah pengaturan ke depan yang penting dipahami oleh generasi akademik. Paparan narasumber menekankan urgensi pemahaman konseptual dan praktis agar tata kelola keuangan negara dapat berjalan efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan. Kehadiran Guru Besar FEB UGM ini diharapkan menjadi sarana penambahan wawasan, pendalaman isu strategis, serta penguatan literasi kebijakan publik bagi civitas akademika Universitas Kadiri—terutama dalam konteks reformasi pengelolaan anggaran, transparansi, akuntabilitas, dan desain regulasi di masa depan. Tindak Lanjut Akademik: Penugasan oleh Dosen Pengampu Sebagai upaya memastikan proses pembelajaran berjalan komprehensif, kegiatan ini dirancang memiliki tindak lanjut. Setelah mengikuti kuliah umum, mahasiswa akan memperoleh tugas lanjutan dari dosen pengampu pada masing-masing mata kuliah. Mekanisme ini bertujuan agar materi kuliah umum tidak berhenti pada pemahaman sesaat, tetapi dapat diolah menjadi analisis, refleksi, maupun penugasan akademik yang memperkuat capaian pembelajaran. Forum Akademik untuk Memperluas Perspektif dan Inspirasi Universitas Kadiri mengajak seluruh civitas akademika untuk menyambut kegiatan ini sebagai forum akademik yang inspiratif dan penuh ilmu. Kuliah umum menjadi ruang strategis bagi penguatan kompetensi, pematangan nalar kritis, serta perluasan jejaring akademik. Melalui kegiatan semacam ini, Universitas Kadiri terus memperkuat ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika kebijakan nasional. UNIK Hebat, UNIK Berdampak.