Jakarta, 18 September 2013–Kolaborasi antara dunia Industri dan Perguruan Tinggi mutlak diperlukan. Kebutuhan serta tantangan dunia Industri untuk memperoleh sumber daya manusia yang berkualitas dan pengembangan teknologi yang berkualitas diharapkan dapat dijawab dengan kerjasama yang baik dengan perguruan tinggi mitra. Dengan tujuan memperkuat hubungan tersebut, AUN/SEED-Net menggelar seminar yang bertajuk University-Industry Collaboration Seminar Successes and Challanges. Seminar yang berlangsung di Jakarta, Rabu (18/9) ini didukung penuh oleh Direktorat Pendidikan Tinggi dan JICA.

Dirjen Pendidikan Tinggi, Djoko Santoso dalam sambutannya menerangkan pentingnya kerjasama antara perguruan tinggi dengan industri yang berbasiskan riset. Saat ini menurut Dirjen Djoko peneitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi di Indonesia menunjukan grafik peningkatan, salah satu kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk terus meningkatkan penelitian perguruan tinggi adalah mendesentralisasikan dana penelitian di perguruan tinggi “oleh karena itu saya meminta Rektor dan Dekan untuk memanfaatkannya dengan berkolaborasi dengan dunia Industri” ucap Dirjen Djoko.

Dirjen Djoko berharap bahwa acara seminar yang berlangsung selama setengah hari ini dapat terus mempererat kerjasama antara dunia industri dan perguruan tinggi, dirinya meyakini bahwa kerjasama yang harmonis antara keduanya akan memberi dampak langsung pada dunia akademik, industri, kepemerintahan dan politik.

Dirjen Djoko pun menyinggung bahwa saat ini pemerintah bersama DPR tengah “menggodok” undang-undang keinsinyuran, diharapkan dengan adanya undang-undang tersebut profesionalitas profesi keinsyuran akan menjadi lebih baik serta memberikan pengaruh kepada kolaborasi perguruan tinggi dan dunia industri.

Sebelumnya,Deputy Cief Advisor AUN/SEED-Net, Nobuyuki Konishi mengatakan bahwasanya AUN/SEED-Net memiliki dua tujuan besar yaitu meningkatkan institusi kelembagaan pendidikan teknik di perguruan tinggi khususnya pada jenjang Pascasarjana serta mengembangkan kualitas SDM perguruan tinggi di bidang teknik. Nobuyuki mengatakan bahwa AUN/SEED-Net menyediakan banyak program pendukung, salah satunya university-industry collaborative research. Program ini menyediakan hibah penelitian yang melibatkan kerjasama antara dunia industri dengan perguruan tinggi anggota AUN/SEED-Net sebesar 50 Ribu Dollar US. (YH/FH)

Sumber : dikti.go.id