55 mahasiswa Universitas kadiri menerima bantuan paket sembako bagi mahasiswa yang terkena dampak Covid-19

[UNIK,Jum, 22/05/2020] – Tim Penanggulangan Covid Universitas Kadiri bersama dengan Persatuan Alumni Universitas Kadiri (PAGARPURI dan Ikatan Wanita Universitas Kadiri (IWANIK) membagikan 55 paket sembako bagi mahasiswa yang terkena dampak virus corona pada Jum’at, 22 Mei 2020.

Adapun paket sembako yang dibagikan berupa beras, mi instan, gula dan minyak goreng. Wakil Rektor IV universitas Kadiri, Drs. Talkah,M.Pd mengatakan, penyebaran virus Covid-19 menjadi dilematis bagi mahasiswa Universitas Kadiri khususnya bagi mahasiswa yang berasal dari luar Kota Kediri atau mahasiswa rantuan. Banyak mahasiswa rantau yang pada akhirnya memutuskan untuk tidak pulang kampung ke daerah masing-masing karena mereka sadar akan tingginya resiko menjadi carier. Namun, keputusan untuk tetap tinggal di kos di tengah suasana  pandemi juga memiliki resiko tersendiri terutama dalam hal akses untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Drs. Talkah, M.Pd selaku Wakil Rektor IV Universitas Kadiri memberikan bantuan kepada salah satu mahasiswa Universitas Kadiri yang terkena dampak Covid-19

Hal tersebut juga diperparah dengan adanya lockdown yang dilakukan oleh beberapa lingkungan di sekitar Universitas Kadiri. Karena itulah, Tim Penanggulangan Covid-19 bersama dengan PAGARPURI dan IWANIK melakukan pembagian logistik ini. “Semoga program ini nantinya tidak hanya dapat membantu, namun juga dapat menambah rasa aman dan nyaman bagi para mahasiswa selama menjalani masa sulit akibat dampak Covid-19”, ungkap Afif Rahmadi selaku Ketua Tim Penanggulangan Covid Universitas Kadiri.

Bahkan Heri Lilik, selaku Ketua PAGARPURI menjelaskan sesuai dengan anjuran dan aturan dari pemerintah untuk melaksanakan physical distancing, sehingga pembagian logistik berupa paket sembako dilakukan dengan cara tetap berjarak dan sesuai dengan protokoler kesehatan yaitu wajib menggunakan masker saat pengambilan logistik. “Setelah melakukan verifikasi data, mahasiswa mengambil logistik dan diwajibkan untuk menggunakan masker saat pengambilan logistik. Setelah selesai mengambil, mahasiswa diwajibkan untuk segera kembali pulang ke tempat kos mereka masing-masing,” ujar Heri Lilik.

Post by Humas Universitas Kadiri