Ibadah dan Perayaan Natal UKM Kristen dan Katolik Universitas Kadiri: Memaknai Ilmu Pengetahuan dalam Terang Penebusan Kristus
Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen dan Katolik (UKMKK) Universitas Kadiri menyelenggarakan kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal pada Sabtu, 17 Januari 2026 bertempat di Aula Gedung B Universitas Kadiri. Perayaan ini mengusung tema: “The Impact of Sin, The Discipline of Science, Redemption of Christ(Dampak Dosa, Disiplin Ilmu Pengetahuan, Penebusan Kristus)” dengan landasan ayat Alkitab Roma 3:23–24 tentang realitas dosa manusia dan anugerah penebusan di dalam Kristus. Kegiatan dihadiri oleh pimpinan universitas, pembina UKM, perwakilan lembaga kemahasiswaan, serta mahasiswa Kristen dan Katolik dari berbagai fakultas. Ruang aula yang dihias nuansa Natal, lengkap dengan pohon Natal dan ornamen liturgis, menghadirkan suasana khidmat sekaligus hangat sebagai perayaan akhir tahun dan menyambut Tahun Baru 2026. Makna Natal di Tengah Komunitas Akademik Dalam sambutannya, ketua panitia menegaskan bahwa ibadah dan perayaan Natal ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi momentum untuk memperdalam iman sekaligus memperkuat persaudaraan antar mahasiswa. Panitia menyampaikan apresiasi kepada para pembina UKMKK, staf kemahasiswaan, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Diharapkan rangkaian ibadah dan perayaan dapat menjadi sarana perenungan pribadi bagi seluruh peserta agar tetap setia pada keyakinan dan nilai-nilai Kristiani di tengah dinamika kehidupan kampus. Pesan Pembina: Ilmu Pengetahuan yang Disucikan Nilai Iman Pembina UKMKK, Ibu Tutut Subiyanti, S.Pd., MD., dalam sambutannya menyoroti perkembangan Universitas Kadiri yang sangat pesat sejak ia mulai mengajar pada tahun 2006 hingga saat ini, ditandai dengan bertambahnya fakultas dan program studi, termasuk pendirian Fakultas Kedokteran Gigi. Hal ini, menurutnya, menjadi kebanggaan bagi kota Kediri dan menunjukkan kesungguhan seluruh unsur pimpinan dan sivitas akademika dalam mewujudkan kampus yang unggul dan berdaya saing. Sejalan dengan kemajuan kota Kediri yang kini tengah membangun bandara dan infrastruktur strategis lainnya, Ibu Tutut menekankan bahwa mahasiswa Kristen dan Katolik perlu merespons perkembangan tersebut dengan meningkatkan kualitas diri. UKMKK dipandang memiliki peran strategis dalam membentuk manusia Indonesia seutuhnya, yakni insan berilmu yang hidup dalam takut akan Tuhan dan memanfaatkan ilmu pengetahuan bagi kesejahteraan sesama. Ia mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan yang tidak disertai nilai moral dapat disalahgunakan—misalnya di bidang kedokteran untuk praktik eutanasia dan aborsi, atau di bidang hukum yang rawan penyelewengan. Karena itu, ilmu yang dipelajari di bangku kuliah perlu “disucikan” dan diarahkan oleh nilai-nilai iman, sehingga para lulusan Universitas Kadiri dapat menjadi sarjana yang mampu mempertanggungjawabkan keilmuannya di tengah masyarakat. Ibu Tutut juga mendorong UKMKK untuk terus mengembangkan program kerja, termasuk menyelenggarakan berbagai kompetisi yang melibatkan mahasiswa lintas perguruan tinggi maupun pelajar SMA sebagai bentuk promosi dan kontribusi bagi masyarakat luas. Dukungan Universitas Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Eko Winarti, S.ST., M.Kes., secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan refleksi pergantian tahun 2025 ke 2026 sebagai momen untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pribadi. Dr. Eko mengapresiasi konsistensi UKMKK dalam melaksanakan program kerja setiap tahun dan mendorong agar pada 2026 UKMKK semakin aktif mengadakan kegiatan berprestasi. Beliau menekankan pentingnya prestasi kemahasiswaan yang dapat diunggah ke SIMKATMAWA, serta kegiatan promosi seperti lomba yang melibatkan siswa SMA. Universitas Kadiri, imbuhnya, akan terus mendukung inisiatif UKMKK selama mengarah pada pengembangan potensi mahasiswa dan citra positif institusi. Di akhir sambutan, Dr. Eko mengajak seluruh peserta untuk terus bersinergi dan berkolaborasi demi kemajuan Universitas Kadiri. Ibadah, Perayaan, dan Seminar Tematik Rangkaian kegiatan Natal UKMKK tidak hanya berisi liturgi ibadah dan perayaan, tetapi juga dilengkapi dengan seminar tematik yang menghadirkan narasumber Antonius Puguh Wardaya dan Kissinger Situmeang. Dalam sesi ini, para pembicara mengulas keterkaitan antara dosa, disiplin ilmu pengetahuan, dan penebusan Kristus, serta bagaimana seorang intelektual Kristen dan Katolik seharusnya memaknai dan mengelola ilmu yang dimiliki. Melalui contoh-contoh konkret dari berbagai bidang keilmuan, peserta diajak untuk menyadari bahwa perkembangan sains dan teknologi harus senantiasa berpijak pada nilai etika, kasih, dan tanggung jawab iman. Ilmu pengetahuan yang dikuasai diharapkan mampu menjadi “terang bagi dunia”, bukan sebaliknya. Selain seminar, acara juga diisi dengan pembacaan liturgi, lagu-lagu pujian, penampilan kreatif mahasiswa, serta doa bersama. Suasana kekeluargaan tampak kental ketika para peserta, pembina, dan pimpinan universitas berbaur dalam satu persekutuan Natal yang sederhana namun sarat makna. Meneguhkan Iman, Menguatkan Moderasi Beragama Melalui Ibadah dan Perayaan Natal ini, UKM Kristen dan Katolik Universitas Kadiri menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun iklim kampus yang inklusif, moderat, dan berwawasan kebangsaan. Di tengah keberagaman agama yang hidup di lingkungan Universitas Kadiri, kegiatan ini menjadi wujud nyata praktik toleransi dan penghormatan terhadap keyakinan masing-masing. Harapannya, seluruh mahasiswa yang terlibat tidak hanya mengalami sukacita Natal, tetapi juga terdorong untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai sarana pelayanan dan kesaksian di tengah masyarakat. Dengan demikian, Universitas Kadiri diharapkan terus melahirkan lulusan yang berintegritas, unggul secara akademik, serta kokoh secara spiritual dalam mengabdi bagi bangsa dan negara.