Universitas Kadiri Gelar Debat Kandidat dan Pemilu Calon Presiden Mahasiswa serta Ketua DPM 2026
Universitas Kadiri menyelenggarakan kegiatan Debat Kandidat dan Pemilu Calon Presiden Mahasiswa serta Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Kadiri 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada 1 Juli 2026 bertempat di Aula Universitas Kadiri, Ruang B1-05.Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses demokrasi mahasiswa di lingkungan Universitas Kadiri. Melalui agenda debat kandidat dan pemilihan umum mahasiswa, seluruh sivitas akademika, khususnya mahasiswa, diajak untuk berpartisipasi secara aktif dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi mahasiswa ke depan.Mengusung Tema Penguatan Kepemimpinan MahasiswaDebat Kandidat dan Pemilu Calon Presma serta Ketua DPM Universitas Kadiri 2026 mengangkat tema “Penguatan Kualitas Kepemimpinan dan Komitmen Bersama Melalui Refleksi serta Evaluasi Kinerja Organisasi dalam Mewujudkan Tata Kelola yang Adaptif dan Berkelanjutan.”Tema tersebut menegaskan pentingnya kepemimpinan mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada jabatan, tetapi juga pada tanggung jawab, integritas, kemampuan evaluatif, serta komitmen untuk membangun organisasi yang lebih baik.Ruang Adu Gagasan dan KomitmenDalam kegiatan ini, para kandidat diberikan ruang untuk menyampaikan visi, misi, serta gagasan strategis dalam membangun organisasi mahasiswa Universitas Kadiri. Debat kandidat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menilai kapasitas, integritas, dan komitmen para calon pemimpin.Adapun calon yang mengikuti kontestasi organisasi mahasiswa Universitas Kadiri antara lain:Calon Presiden Mahasiswa Universitas Kadiri:Nomor urut 1: Nico Septian P.Nomor urut 2: DivmensenCalon Ketua DPM Universitas Kadiri:Nomor urut 1: M. Aqil RusandiNomor urut 2: Della Dwi KartikaMelalui proses ini, mahasiswa diharapkan dapat memilih pemimpin berdasarkan kualitas gagasan, rekam jejak, integritas, dan kesiapan dalam memperjuangkan aspirasi mahasiswa.Pesan Demokrasi dari Organisasi MahasiswaDalam sambutannya, Ketua DPM menyampaikan bahwa pemilihan pemimpin mahasiswa harus didasarkan pada kapasitas, integritas, dan komitmen dalam memperjuangkan aspirasi mahasiswa. Para kandidat juga diharapkan menjadikan kompetisi ini sebagai ruang adu gagasan, bukan sekadar adu popularitas.Sementara itu, Presiden Mahasiswa menegaskan bahwa satu suara mahasiswa memiliki arti penting bagi masa depan organisasi. Pemilu mahasiswa menjadi pondasi dalam membentuk wajah baru kepemimpinan organisasi mahasiswa Universitas Kadiri.Dukungan Universitas Kadiri terhadap Kegiatan MahasiswaWakil Rektor III Universitas Kadiri dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan bahwa pemilu mahasiswa merupakan ajang untuk memilih pemimpin terbaik dari yang terbaik. Pemilihan diharapkan dilakukan secara objektif, tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama, karena Universitas Kadiri menjunjung tinggi nilai demokrasi Pancasila.Universitas Kadiri juga menyatakan dukungan terhadap kegiatan positif mahasiswa, baik secara moril maupun materiil. Dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen universitas dalam mendorong mahasiswa agar sukses, berprestasi, serta memiliki pengalaman kepemimpinan yang baik.Mewujudkan Pemilu yang Jujur, Adil, dan TransparanPelaksanaan pemilu mahasiswa ini diharapkan dapat berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan bertanggung jawab. Melalui proses demokrasi yang sehat, mahasiswa Universitas Kadiri dapat belajar tentang pentingnya partisipasi, etika berorganisasi, musyawarah, dan tanggung jawab dalam memilih pemimpin.Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola organisasi mahasiswa yang adaptif, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa di masa mendatang.Semoga pemimpin mahasiswa yang terpilih nantinya mampu mengemban amanah dengan baik, menjaga nama baik almamater, serta membawa organisasi mahasiswa Universitas Kadiri menjadi lebih aktif, inklusif, dan berdampak.