Drs. Mustakim, M.Hum selaku Kepala Balai Bahasa Jawa Timur bersama dengan Drs. Agung Pribadi selaku Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri (DISKOMINFO) .

[unik-kadiri.ac.id/ Rab, 2019] Dalam upaya melestarikan dan memantapkan penggunaan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar, pemerintah Kota Kediri menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Pelaku Media Massa di Kota Kediri, pada tanggal 10 – 11 September 2019 diselenggarakan di Ruang Kilisuci area kantor pemerintahan Kota Kediri.Kegiatan penyuluhan yang dibuka secara langsung oleh Drs. Agung Pribadi selaku Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri (DISKOMINFO)  turut menyampaikan bahwasanya Bahasa Indonesia harus menjadi bahasa yang bermartabat di negara sendiri.

Tidak hanya itu saja pada acara yang juga dihadiri oleh Drs.Mustakim, M.Hum, Agung juga menghimbau bahwasanya agar pelaku media massa baik dalam instansi, sekolah ataupun pelaku media elektroknik untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan kaidahnya.Pada kesempatan itu Drs. Mustakim, M.Hum selaku Kepala Balai Bahasa Jawa Timur, memberikan apresiasinya kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri yang telah memfasilitasi kegiatan penyuluhan bahasa indonesia dalam konteks kaidah penulisan oleh para wartawan, pelaku jurnalistik baik dalam instansi pendidikan ataupun pelaku media elektronik. Dalam kegiatan tersebut Drs.Talkah, M.Pd selaku Wakil Rektor IV Universitas Kadiri turut hadir dan berpatisipasi dalam sesi tanya jawab pada kegiatan tersebut.

“ Bagaimana penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar sesuai dengan kaidahnya apabila dalam konteks kepenulisan Jurnal? Sementara kita mengetahui bahwasanya terdapat sebuah aplikasi untuk pengecekan plagiasme dimana kata yang sesungguhnya kita buat berdasarkan pemikiran sendiri dapat diartikan sebagai palgiasme apabila sudah masuk pada mesin pengecekan plagiasme. Bagaimana cara ataupun langkah balai bahasa dalam menengahi permasalahan tersebut?” Ujar Drs.Talkah, M.Pd.

Drs.Talkah, M.Pd selakun Wakil Rektor IV Universitas Kadiri dalam sesi tanya jawab kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Pelaku Media Masa Kota Kediri.

Sementara itu Drs. Mustakim,M.Hum menjelaskan, bahwasannya dalam kepenulisan jurnal hal pertama yang harus dicari dan dipahami adalah persyaratan khusus yang berkaitan dalam jurnal tersebut khususnya hal-hal yang berkaitan dengan pembuatan jurnal. Karena terkadang kata umum yang sering digunakan dianggap plagiasi dikarenakan kata tersebut terlalu sering digunakan, sehingga alangkah bainya bila menggunakan persamaan kata yang sesuai dengan maksud dan tujuan. Pada kesempatan tersebut Drs. Mustakim, M.Hum juga mengatakan bahwasanya balai bahsa juga menyediakan Uji Kompetensi Bahasa Indonesia (UKBI).

“Balai Bahasa Jawa Timur juga menyediakan Uji Kompetensi Bahasa Indonesia (UKBI). Yang mana UKBI kini menjadi Surat Pendamping Keterangan Ijazah (SKPI) pada beberapa perguruan tinggi yang ada di Jawa Timur, diantaranya di Surabaya.” Ungkap Kepala Balai Bahasa Jawa Timur.

Post by Humas Universitas Kadiri