Author: admin

Pendidikan adalah Investasi Masa Depan

No Comments

Investasi pendidikan adalah cara berinvestasi yang bisa dibilang sangat pasti akan bisa mengembalikan modal awal investasi. Karena bisa dikatakan investasi pendidikan ini sangat berharaga bila dibandingkan dengan jenis investasi yang lainnya, Mengapa? Karena pendidikan merupakan investasi yang bisa dikatakan mulia dan sesuatu yang mulia tersebut akan sangat berharga. Anda memberikan pendidikan anak setinggi-tingginya merupakan contoh investasi yang nanti pada saatnya return atau pengembaliannya mungkin jauh lebih besar dari apa yang anda keluarkan saat ini untuk pendidikan anak anda. Jelas investasi pendidikan semacam ini bisa dikatakan investasi yang paling berharga di antara investasi lainnya. Beberapa alasan kalau pendidikan merupakan investasi yang terbaik.

Pertama, pendidikan dan ilmu perkembangannya akan terus berkembang dan meningkat kita tidak bisa memprediksi seberapa besar penghasilan yang akan didapatkan dari investasi pendidikan ini yang jelas pasti akan mendapatkan returnnya. Kedua, tidak bisa dipungkiri saat ini rata-rata perusahaan akan melihat latar belakang pendidikan seseorang sebagai bahan pertimbangan untuk penempatan kerja pada perusahaan tertentu. Ketiga, pendidikan tidak akan ada masanya dan tidak akan pernah habis pula, karena mencari ilmu itu akan terus dicari dan dikejar sampai ke liang lahat. Keempat,Pendidikan yang tinggi juga secara tidak langsung akan mengangkat derajat dan taraf kehidupan yang meningkat. Kelima, Manfaatnya memang tidak bisa diprediksi dan diukur tanpa pasti akan sangat bermanfaat dan menghasilkan untuk masa depan. Jadi jangan sampai untuk tidak memanfaatkan peluan investasi pendidikan untuk tujuan mulia yaitu untuk mencari ilmu. Pasti nanti hasilnya akan mulia juga.

Latar belakang dari adanya berbagai macam program investasi adalah tidak ada yang bisa memprediksi keuangan kita di masa depan. Karena maka dari itu sangat dianjurkan untuk melakukan investasi agar kedepannya bisa mengantisipasi kondisi keuangan kita di masa depan. Maka demikian kita hrus pandai-pandai mengelola dan merencanakan keuang kita untuk tabungan pada saat masa pensiun tiba. Seperti halnya investasi pendidikan ini sangat dianjurkan karena nanti kedepannya pasti akan bermanfaat . Memang untuk masalah investasi pendidikan sangat mahal namun kita harus benar-benar bisa memanajemen keuangan kita dengan baik, mana yang lebih prioritas itu yang diutamakan. Jika kali ini kondisi anda masih lajang lebih baik mempersiapkan tabungan untuk investasi pendidikan anak anda kelak agar bisa tetap kita berinvestasi melalui pendidikan anak-anak kita.

Sumber : pakar investasi.com

Demi Sang Cucu, Nenek Ini Rela Kuliah Lagi

No Comments

Foto : Yuspiah kuliah lagi demi dapat mendidik cucunya/The New Paper

Foto : Yuspiah kuliah lagi demi dapat mendidik cucunya/The New Paper

SINGAPURA – Usia bukan halangan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal itu dibuktikan oleh seorang nenek berusia 57 tahun Yuspiah Basir yang meraih gelar Diploma Lembaga Pendidikan Keguruan University of Cambridge.

Ketiga cucunya menjadi alasan bagi Yuspiah untuk kembali menjadi pelajar setelah 40 tahun absen. Dengan mendapatkan pendidikan tersebut, dia berharap dapat mengajar ketiga cucunya yang masih berusia tiga hingga delapan tahun itu.

“Ketiga anak perempuan saya sudah dewasa dan memiliki karier. Meskipun anak sulung saya adalah seorang guru, dia justru sibuk mengajar anak-anak lain. Maka, saya pikir harus terjun langsung dan terlibat dalam proses pendidikan dan pertumbuhan cucu saya,” ujar Yuspiah, seperti dikutip dari The New Paper, Kamis (29/8/2013).

Setelah mengikuti kuliah sore selama delapan bulan sembari bekerja, karyawan Singapore Airlines itu berhasil meraih gelar diploma dalam bidang studi pendidikan. Menjalani kehidupan sebagai mahasiswa ternyata tidak mudah bagi Yuspiah.

“Sebagian besar teman-teman sekelas saya berusia 30 tahunan dan memang bercita-cita untuk menjadikan mengajar sebagai karier. Saya merasa cukup malu awalnya. Saya berpakaian era 90-an dan tidak mau mengungkapkan usia saya,” ujarnya sembari tertawa lepas.

Namun, setelah beberapa waktu, wanita ceria dan pandai berbaur itu akhirnya dapat menikmati pelajaran selama perkuliahan. Kuliah, lanjutnya, memberikan dampak besar dalam cara Yuspiah berinteraksi dengan cucu-cucunya tapi tidak dengan cara berpikir.

Menurut Yuspiah, pengalaman paling berharga dengan kembali menjadi mahasiswa bukan mengambil teknik yang diberikan. Tapi mengingat alasan ingin kembali menjadi mahasiswa.

“Tidak mudah untuk fokus dan bekerja keras. Dengan pemahaman itu, sangat sulit untuk memiliki harapan yang terlalu tinggi terhadap anak-anak Anda,” imbuh Yuspiah.

Selama perkuliahan, Yuspiah mengaku sempat merasa putus asa. Namun, anak-anak dan cucu yang dimilikinya selalu memberikan dukungan dan motivasi bagi Yuspiah untuk tetap semangat menyelesaikan kuliah.

“Saya ingat membuat poster di mana saya menulis target dan harapan saya untuk mencapai nilai A. Saya gambar anak panah antara nilai A tersebut dan figur ketiga cucu saya untuk mengingatkan diri sendiri bahwa apa yang saya lakukan adalah untuk mereka,” katanya.

Sumber : okezone.com

Anggaran Pendidikan 2014 direncanakan naik 7,5% atau Rp371,2 triliun

No Comments

Pemerintah mengungkapkan jika anggaran pendidikan mencapai Rp345,3 triliun pada 2013. Sementara di 2014, anggaran tersebut direncanakan sebesar Rp371,2 triliun, atau naik 7,5 persen.

Demikian tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2014 yang diungkapkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, saat pembacaan Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (16/8/2013).

“Dalam RAPBN 2014, Alhamdulillah, kita tetap dapat memenuhi amanat konstitusi untuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN. Kita bersyukur, dari tahun ke tahun, alokasi anggaran pendidikan dapat terus kita tingkatkan,” ujar SBY.

Ditambahkan SBY, alokasi anggaran pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama akan diarahkan untuk meningkatkan mutu, akses, dan pemerataan pelayanan pendidikan.

“Tujuannya, untuk mengakselerasi pembangunan sumber daya manusia, sekaligus memanfaatkan bonus demografi dan momentum 100 tahun Indonesia merdeka,” lanjutnya.

Oleh karena itu, mulai tahun pelajaran 2013/2014 wajib belajar sembilan tahun (jenjang pendidikan dasar), ditingkatkan ke jenjang pendidikan menengah, melalui program Pendidikan Menengah Universal (PMU).

“Hal ini dimaksudkan, agar anak-anak Indonesia pada usia 16-18 tahun di 2020 nanti, minimal 97 persen berpendidikan menengah. Apabila tanpa program PMU, angka tersebut baru dicapai pada 2040,” bebernya.

Jakarta, okezone

Pemindahan Laman Administrasi Data Dosen

No Comments

Dalam rangka meningkatkan layanan pendataan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan  Kebudayaan, sesuai dengan Surat Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Nomor 1097 /E4.1/ 2013 Tanggal 11 Juli 2013 tentang Alamat Pengajuan Data Dosen, maka terhitung mulai tanggal 15 Juli 2013 laman htttp://evaluasi.dikti.go.id yang selama ini digunakan untuk pengelolaan data dosen dipindahkan ke sistem baru dengan antar muka baru. Sistem baru dapat diakses melalui alamat http://forlap.dikti.go.id.

Adapun layanan untuk sertifikasi dosen, penetapan angka  kredit, beasiswa, pengembangan karir dosen dan sistem informasi lainnya yang menggunakan data dosen akan menggunakan data dari sistem baru.

Sumber : dikti.go.id

Panduan Program Hibah PHP-PTS Tahun 2013

No Comments

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam mendukung upaya meningkatkan daya saing bangsa melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi telah mengupayakan berbagai inisiatif dan program. Inisiatif dan program dimaksud tidak hanya ditujukan bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), tetapi juga bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Keberadaan PTS salah satunya adalah membantu upaya peningkatan akses serta menaikkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Salah satu program yang khusus ditargetkan bagi PTS adalah Program Hibah Pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PHP-PTS) yang dikelola oleh Direktorat Kelembagaan dan Kerjasama pada Tahun Anggaran 2013. Program ini merupakan kelanjutan dan perbaikan dari Program Hibah Kompetitif Percepatan Mutu Perguruan Tinggi Swasta Sehat yang telah dilaksanakan oleh Direktorat Kelembagaan dan Kerjasamas ejak Tahun Anggaran 2008. Dari evaluasi atas implementasi berbagai program hibah di lingkungan Ditjen Dikti selama ini, peran perencanaan yang baik dan melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan sangat menentukan keberhasilan dan keberlanjutan program.

PHP-PTS diharapkan akan mendorong setiap institusi untuk menyusun rencana penyelengaraan PTS yang didasarkan pada evaluasi diri yang didukung informasi yang akurat, mengacu ke masa depan, dengan memberdayakan setiap jurusan/program studi beserta sumberdayanya sebagai upaya menuju PTS yang lebih sehat. Rencana yang disusun hendaknya berorientasi pada peningkatan mutu dan layanan pendidikan tinggi dengan output yang realistis dan terukur. Diharapkan melalui PHP-PTS ini mutu PTS dapat terus ditingkatkan.

Download Buku Panduan PHP-PTS 2013

Sumber : dikti.go.id

Info Pedoman Umum Beasiswa Ko-Ekstra Kurikuler Tahun 2012

No Comments

Sebagai upaya untuk mendorong kegiatan ko dan ekstra kurikuler di perguruan tinggi dan sebagai bentuk penghargaan kepada mahasiswa yang telah menunjukkan prestasi dan dedikasi tinggi yang dibuktikan dengan perolehan medali pada kompetisi baik di bidang olahraga, seni, maupun penalaran, di tingkat nasional, regional, dan internasional sudah sepantasnya pemerintah memberikan bantuan dan atau besaiswa. Selanjutnya dengan beasiswa ini diharapkan dapat menyelesaikan studinya tepat waktu dengan tetap mempertahankan prestasi yang membanggakan sebagai andil dalam meneruskan perjuangan bangsa menuju pembangunan insan Indonesia yang cerdas komprehensif dan kompetitif.
Sehubungan dengan itu, untuk memberikan landasan kerja dan pedoman pelaksanaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Pedoman Pemberian Beasiswa Ko dan Ekstra Kurikuler.

Download Buku Pedoman

Sumber : dikti.go.id