#RubrikDosenUniversitasKadiri : Perlunya Digital Skill di Era Pandemi

No Comments

[UNIK,Sab, 11/09/2021] – Setahun lebih Pandemic Virus Covid-19 masih terasa hingga saat ini, banyaknya korban yang berjatuhan akibat terserang virus ini dan juga usaha masyarakat dalam melawan virus covid-19. Dampak pandemic ini sangat terasa bagi perekonomian masyarakat, khususnya bagi mereka yang tidak memiliki pekerjaan tetap atau yang memilih berwirausaha. Banyaknya tempat wisata yang tutup, jelas berpengaruh pada UMKM, baik yang bergerak dibidang kuliner ataupun di bidang sentra industry lainnya. Untuk  menekan penyebaran virus Covid-19, pemerintah mengeluarkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau biasa disebut PPKM. Aturan tersebut tentunya mempengaruhi pembatasan kegiatan berwirausaha, contohnya pembatasan waktu dalam berjualan, yang biasanya waktu berjualan sampai dengan jam 23.00, dengan adanya pembelakuan pembatasan maka jam tutup berubah menjadi  pukul  20.00 wib.  Hal tersebut ditambah dengan adanya aturan baru terkait makan di tempat atau “dine in” yang hanya dibatasi 25% dari kapasitas warung atau restoran.

Pemerintah juga menyarankan dan mensosialisasikan pembelian makanan lebih baik dibungkus saja. Dari adanya kejadian pandemi ini dapat dijadikan sebagai pembelajaran, bahwa kita harus berusaha agar usaha yang telah kita rintis dapat bertahan dalam keadaan apapun. Lantas, bagaimana kita dapat bertahan dalam berwirausaha saat pandemic ini? Bertahan atau mempertahankan usaha pada pandemic ini hal yang perlu kita lakukan dengan meningkatkan Inovasi dan kreativitas kita  dalam mengenalkan atau mempertahankan produk yang telah kita hasilkan. Digital Skill yang harus dimiliki wirausaha atau pelaku UMKM. Yang mana nantinya dengan mempunyai skill digital dapat mempertahankan produk atau usahanya.

Selain itu, dengan memiliki kemampuan tersebut dapat mempermudah pekerjaan kita, apalagi kita saat ini mememasuki era kehidupan new normal dan era digital.  Memang istilah dari digital skill sendiri adalah kemampuan individu dalam menggunakan perangkat khusunya perangkat digital. Digital Skill yang dapat dipelajari ada banyak hal salah satunya adalah Social digital marketing. Dengan mempelajari atau mempunyai Digital Skill khususnya memahami social digital marketing, maka pelaku UMKM secara tidak langsung akan memberikan sebuah solusi untuk mengatasi permasalahannya yaitu perubahan atau perkembangan perilaku konsumen yang saat ini semakin cepat berkembang dan berubah.

Saat ini banyak perusahaan start up yang bergerak dalam pengembangan dan pelatihan tersebut. Diantaranya Google Indonesia, Google Indonesia saat ini juga berkontribusi dengan  melakukan pelatihan dan pengembangan pada UMKM yaitu program “Grow with google”. Program tersebut sangat membantu UMKM dalam pengembangan usahanya, sehingga UMKM mampu bertahan dalam situasi saat ini. Harapan kami dengan banyaknya UMKM yang mempunyai atau mengembangkan skill digital yang dipunyai, maka UMKM dapat mengulang kembali kejayaannya dan UMKM akan menjadi tahan banting seperti pada saat krisis moneter tahun 1998.


Biodata Penulis #RubrikDosen :

Afif Nur Rahmadi merupakan seorang Dosen dari  Fakultas Ekonomi Universitas Kadiri . Pria kelahiran Kediri, 23 Nopember 1985 selain aktif menjadi Dosen dan juga menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi dan Keuangan, ia juga tercatat sebagai mahasiswa program Doktoral Ilmu Ekonomi Universitas Merdeka. Baginya Digital Skill adalah salah satu skill yang harus dimiliki di era saat ini, tidak hanya di masa pandemic. Digital Skill meruapakan salah satu skill yang melibatkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan diri.

Post by Humas Universitas Kadiri

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *