Kustanto, SH, MS memberikan sambutan dalam Seminar Internasional Online dengan tema “The Government’s Policy and Action Towards Covid-19” pada Sabtu, 25 Juni 2020.

[unik-kediri.ac.id, Sab,25/07/2020] Fakultas Hukum Universitas Kadiri mengadakan kegiatan seminar internasional online (webinar) dengan tema “The Government’s Policy and Action Towards Covid-19” pada Sabtu, 25 Juli 2020 melalui layanan aplikasi zoom yang disiarkan secara langsung melalui youtube dan akun media sosial Universitas Kadiri.

Seminar internasional online kali ini mengangkat tema “The Government’s Policy and Action Towards Covid-19” dengan tujuan memberikan gambaran kepada masyarakat bagaimana aksi serta kebijakan pemerintah dalam menyikapi adanya Covid-19 dari perspektif hukum pemerintahan setempat. Seminar internasional ini menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten dalam bidangnya yaitu :

  1. Ahmad Masum (Senior Assistant Professor, Head of Law Programme at the Faculty of Shariah and Law, UNISSA, Brunei Darussalam).
  2. Siti Hafsyah Idris (Senior Lecturer, Deputy Dean Student Affairs, Faculty of Law Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia).
  3. Harsono Njoto, SH, MH, CPL (Lecturer and Researcher, kadiri University, and Member of Asosiasi Pengajar Hukum Keprdataan (APHK)).

Seperti yang kita ketahui bahwa Covid-19 bukan lagi ditetapkan sebagai wabah nasional namun juga sebagai pandemi global oleh WHO. Dalam materinya, Dr. Harsono menyampaikan bahwa saat ini untuk menangani epidemi covid-19, pemerintah telah mengeluarkan tata aturan (hukum) yang membatasi jangkauan dari pergerakan masyarakat. Hal ini telah diatur sesuai dengan Keputusan Presiden  Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2020 tentang Bencana Non-Alam , Penentuan Tentang penyebaran penyakit virus corona 2019 (Covid-19) sebagai bencana nasional.

Tidak hanya di Indonesia, menurut  Dr. Ahmad Masum, juga menyampaikan dalam materinya bahwa Malaysia sebelumnya juga mengalami hal yang sama yakni pembatasan pergerakan aktivitas masyarakat pada umumnya. Namun kini, Malaysia telah berhasil menahan penyebaran pandemi, dan saat ini telah memasuki fase pemulihan. Bahkan dalam kesimpulanya Dr. Ahmad Masum juga menyampaikan bahwa penanganan MCO akibat adanya wabah Covid-19 dapat dilihat sebagai hukum Kontitusional.

 

Post by Humas Universitas Kadiri